STNK ( surat tanda nomor kendaraan ) dan TNKB ( tanda nomor kendaraan bermotor) merupakan cara atau sarana mencapai tujuan road safety. Cara mencapai tujuan road safety dibangun sistem pd STNK dan TNKB sbg legitimasi pengoperasionalan. Tujuan road safety adalah :

1. Terwujudnya lalu lintas yang aman selamat tertib dan lancar;

2.Meningkatnya kualitas keselamatan dan menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan;

3. Terbangunnya budaya tertib;

4. Adanya pelayanan yang prima di bidang LLAJ. Mengapa di dalam mengoperasionalkan kendaraan bermotor memerlukan legitimasi? Analogi ekstrim memiliki mobil spt memiliki sejata api yg bisa disalahgunakan yg dpt merusak menghambat bahkan mematikan produktifitas dirinya maupun orang lain.

Maka proses legitimasi pengoperasionalan dilakukan dengan :

1. Sistem data kepemilikan, kendaraan, yang mengacu pd sistem pendataan pada BPKB
2. Sistem pajak kendaraan bermotor
3. Sistem asuransi
4. Sistem pengawasan
5. Sistem penegakkan hukum
6. Sistem forensik kepolisian
7. Sistem pelayanan publik

Sistem data kepemilikkan kendaraan
Sistem data kepemilikan kendaraan dan asal usulnya ini mengacu dari sistem data pd BPKB yang telah diverifikasi secara fisik maupun dokumennya. Dengan keluarnya BPKB dapat dinyatakan keabsahan kepemilikan dan asal usul kendaraan bermotor dapat dilegitimasi. Sistem pendataan kendaraan bermotor pd STNK dikaitkan dengan sistem sistem lainnya yg tertera pd point 2 sd 7. Sistem data kendaraan bermotor pd STNK dalam pengoperasionalannya dikaitkan dg TNKB. Sistem TNKB untuk mendukung ke 7 point di atas dilakukan dg sistem ANPR ( Automatic number plates recognation ) atau plat nomor kendaraan bermotor yg dpt kaitkan dg sistem penegakkan hukum secara elektronik (ETLE : electronic number traffic law enforcement). Sistem ANPR dielaborasi sistem on board unit ( OBU ), RFID ( radio frequency identification) yg dpt digunakan untuk pencatatan atau recognize perilaku berlalu lintas yg dpt dikaitkan dg program TAR ( traffic attitude record) dan de merit point system.

Sistem data pd STNK dan TNKB merupakan landasan penting bagi terbangunnya sistem sistem pengelolaan manajemen lalu lintas seperti: ERP ( electronic road pricing), E Parking, E samsat, Electronic Toll Cillection, E banking maupun Etle. Kesemua sistem yg ada pd STNK dan TNKB merupakan bagian dr sistem manajemen kebutuhan, manajemen kapasitas, manajemen prioritas, manajemen kecepatan hingga manajemen emergency. Kesemua itu saling kait mengkait pd sistem IT for road safety. Sistem yg di bangun pd TMC ( traffic management centre ), SSC ( Safety and security centre ), ERI ( electtonic registration and identification ), SDC ( safety driving centre), INTAN ( intellegence traffic analysis ), smart management, road safaty intellegent, road safety algoritma dan sistem sistem lainya.

Sistem pelayanan pd STNK dan TNKB untuk mencapai tujuan road safety mencakup :
1. Sitem pelayanan keamanan
2. Sistem pelayanan keselamatan
3. Sistem pelayanan hukum
4. Sistem pelayanan administrasi
5. Sistem pelayanan informasi
6. Sistem pelayanan kemanusiaan
Sistem sistem di atas merupakan satu bagian dari sistem pelayanan yang berstandar prima.